c e r i t a Kuli Tinta Pabelanis

November 23, 2007

Dipagi yang cerah ini

Filed under: 1 — vedadesigen @ 11:04 am

Nampaknya para pungwa pabelan yang mengurusi Diklatsar angkatan pertama 2007 semalaman bergadang. Ada yang mempersiapkan Kokart peserta, ada yang menjilit makalah, mempersiapkan mkanan kecil sampai mencari dimana diletakkan peralan mandinya yang hilang entah kemana.
Wal hasil kesiangan sudah he…

Semetara itu, akupun terbagun di pagi ini, lebih awal dari bisanya karena kesibukan panitia di pagi yang cerah ini. Ada yang menyapu dan sekedar mengeti-ngetik HPnya dengan wajah cemas.
Diah, sebagai Penanggung jawab bersama Fika sang panitian seksi sibuk paling awal datangya sepertinya. Sempat pula menceritakan mimpinya semalam dengan posisi bersandar lesu di kursi menghadap computer redaksi.
**
Semalem tidurku tidak lelap mas, sampai kebawa mimpi persiapan diklat kali ini. Aku ngak bisa datang pagi ini dan bus untuk mengangkut peserta tak kunjung datang juga. Dalam mimpinya semalam, tukasnya
**
Duh parno juga ni anak pikirku sambil tersenyum melihat tingkahnya. Memang diklat kali ini adalah acara tunda yang gagal dilaksanakan dibulan lalu.

Dengan tergesa datanglah sang Ketua Pantia, kesiang juga nampaknya, dilihat dari roman mukannya yang tidak seger meskipun sudah berusaha mandi mungkin. Lukaman nama pangilan pabelanis satu ini. Karakter pekerja keras dimiliknya dikombinasi dengan cengengnya ketika sakit gigi, merintih minta dicarikan es batu untuk mengurangi rasa sakit katanya. wakaka…

Akhirnya wajah-wajah perseta satu-persatu muncul, ada yang sok akrab, ada pula yang saking pemalunya terdiam saja didepan pintu sehingga lupa mengucapkan salam saking bingungnya kale.

Waduh PU nampaknya udah mandi setelah dibangunkan embahnya (dani). Pertanyaan seperti biasanya untuk pagi ini “punya rokok lek?”

Sewaktu kemudian bus kampus yang ditunggu-tungu datang juga, serempak mengangkat barang-barang di tata dan presensi sudah siap ditangan Diyah sambil memangil-mangil nama satu persatu peserta.

Sedetik kemudian ku hampiri wajah imut yang dari pagi sibuk wira-wiri, tidak lain dan tidak bukan adalan si seksi sibuk Fika, yang memiliki nama panjang yang terlalu sukar untuk diingat,

kok belum berangkat? Sapaku
ngak tau mbak Diyah tuh, cemberutnya
mas pak supir dibeliin apa lagi ya, udah fika kasih aqua tadi, dengan wajah polosnya
beliin rokok dek. Rokonya apa mas sahutnya. Tanya saja sama supirnya sukanya apa timpalku. Dengan semangtnya yang sudah membara membrisut kedalam bus lalu keluar dengan waah bingung kembali.
Sak-sake jare mas, piye? Kasih djisamsoe aja dek, saranku.

Akhirnya serombongan calon pabelanis muda itu berlalu dihadapanku.

Mas kok gak ikut, Tanya salah satu peserta yang dari pagi menggodaku yang baru bangun dan tau belum mandi kali ya..

Nanti dek aku nyusul, senyumku
Pasti begitu kalau panitian datenya nyusul ya, lalunya

23 Nov 2007, Griya mahasiswa
S.am

Iklan

November 21, 2007

Ngobrol Sore Bareng Kang Agus Muso

Filed under: 1 — vedadesigen @ 12:26 pm
Tags:

Kantor redaksi, 21 Nov 07

Wah akhirnya diskusi lagi, kegiatan ngobrol sore rutin tiap minggu 3 kali ini (kayak minum racun ya ..wakaka..) bagi pabelanis sama juga bercanda di sore hari, sambil nunggu waktu mandi he.. Sebelum acara dimulai kang Muso datang dengan kantong plastik berisi buku setelah dijemput oleh Topik (mantan PU 2006). Muso, sosok yang satu ini menjadi panutan bagi pabelanis muda, segera membuka pembicaraan.

**
Menjelang berakhirnya tahun 2007 ini otomatis suhu Pilpres akan mulai memanas. hal tersebut ditengarai dengan adanya aksi-aksi para calon presiden usungan parpol, semisal Megawati dengan Safari Politiknya di Jawa. Sedangkan SBY idak mau kalah dengan Jusuf K. sambang bertajuk silaturahim dengan rakyat Sulawesi.

Muso juga menyinggung tentang kesiapan parakandidat calon tiap Parpol sebagai kuda-kuda awal.Sebagian diataranya kelihatan sudah, PDIP mengusung Mega, sedangkan Golkar malahan belom yakin sama Jusuf.

Ada kegelisahan mendalam ketika melihat dari kandidat calon yang bakalan tampil dipanggung pilpres mendatang. Pasalnnya masih saja didominasi oleh Politisi Tua.

Perkembangan demokrasi Indonesia masih jalan ditempat, artinya demokrasi hanya berjalan saat pemilihan saja, rakyat memilih langsung sudah benar demokrasi itu, selanjutnya apa, jalan ditempat …

**

Setelah itu, sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal, danu memoderatori anggapan dari peserta (halah kayak diklat aja peserta) diskusi.

Dua penannya ini adalah kamal PU sekarang dan Taufik (eks PU) mendominasi diskusi dengan pertanyaan yang membuat saya berbangga hati (udah bisa pada mikir akhinya mereka.. Piss). Dapat diringkas demikian; Bagaimana peluang calon iddependen supaya generasi muda bisa nongkrong di pemerintahan, (yahh pertanyaan setandar lah..he..).

Taufik, “bagaimana nantinya calon-calon presiden melihat pasar, (pasar apaan jadi bingun), begini jadi pasar bisa jualan ayam, lhooo… serius! ya kebijakan tentang ekonomi begitu..

Akhirnya Sparing partner yang handal mulai mulai ikut angkat bicara (ni gwa sendiri tau) dengan mengusung tema 1997an orasinya si Renrda (sastrawan) gila juga ni anak masak politik di gandengkan PUISI?! bentarr bos jadi begini ada judul puisi yang bagus beserta orasinya yaitu Megatruh Kambuh (weh,, puisi lagi)..

Akhirnya, selamat Ultah buat ciko, sayang grujukan banyunya gagalllng ….! makan2nya mana!

November 7, 2007

Off Bersama

Filed under: cerita pabelanis — vedadesigen @ 6:35 pm
Tags:

Jarum jam sudah menunjuk angka 12 dan angka 3 akhirnya berlalu juga hari ini. Alunan lagu pop lantunan Band Padi masih mengalun lembut ditelingku, lagian memang lagu berjudul Sesuatu yang tertunda tidak telalu ngebit maklum lagi kolaborasi sama Kang Iwan Fals, he… sosok yang dianggap masih punya sosial masyaraka yang tajam. Hebat juga Kang Iwan.

Sementara di ruang redaksi mulai lengang, besok pada ujian mid semester katanya anak-anak. Sementara Kamal yang sedari tadi disini bersama saya masih sibuk dengan novelnya, bukannya dia besok ujian jam 8 pagi, duh anak yang satu ini mang aneh ngak begitu faham ma kelakukannya. Kadang super serius kadang ada sisi yang paranh super gak ngurus he… blom lama juga kenal sama ni anak. Ya meskipun sudah lama kenal tapi boleh dibilang baru sekitar tujuh sampai delapan bulan mulain mengenalnya. Ya karena dia sekarang jadi Pemimpin Umum di organisasi yang sama dengan saya, sebuah pnerbitan media kampus yang dulunya sempat jaya dijamannya. Uff jadi berat kalau mendengar kejayaan itu, sedangkan kami generasi muda makin melempem saja digerus pergeseran zaman. Sebelumnya saya juga pernah menjabat di lembaga ini. Ya cukup lumayan penting, Pimpinan Redaksi gitu lho.. wah sayangnya berakhir dengan penolakan pertanggung jawaban keorganisasian waktu itu, sialnya dua kali periode Gubrakkkk! Seidaknya sudah pernah berkarya, punya tim kerja yang loyal pada saya, maklum sering aku kasih sogokan rokok jadi pada mau kerja deh he… dan para alumni juga banyak yang masih salut halaaah.

Teringat kembali waktu pertama kali menerbitkan rubrik baru Suplemen, banyak juga yang protes waktu itu tapi memang aku orangnya keras kepala otot kawat tulang besi seperti gatot kaca tokok pewayangan yang sakti n machooo abis, weleh weleh trok tok tok langit gonjang ganjing kroso ngis***.

(more…)

Blog di WordPress.com.